Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 17/07/2008

EKSPLORASI
Penghapusan komponen cost recovery hemat anggaran 15%

JAKARTA: Reforminer Institute menilai penghapusan 17 komponen dalam cost recovery hanya kana menghemat pengeluaran negara maksimal kurang dari 15% per tahun, mengingat 17 hal tersebut lebih pada masalah.

Peneliti Reforminer Institute Pri Agung Rakhmanto menyatakan jika seluruh komponen yang bersifat administratif dihapuskan dari mekanisme cost recovery, hanya 20% penghematan negara setiap tahunnya.

"Yang disepakati untuk dihapus hanya 17 komponen. Sementara, jika semua komponen administrasi dihapuskan juga tidak mungkin karena kontraktor juga membutuhkan kantor dan sebagainya," tuturnya di Jakarta kemarin. (Bisnis/dle)

bisnis.com

Berita Lain