Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

EKSPLORASI
IEA minta produksi OPEC stabil

STAVANGER, Norwegia: Organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) diminta tetap mempertahankan produksi minyak untuk memperlambat terjadinya penurunan harga komoditas itu.

Direktur Eksekutif International Energy Agency Nabuo Tanaka menyarankan agar organisasi itu tetap mempertahankan tingkat produksi pada level yang ada saat ini. Kecenderungan harga saat ini tidak terlepas dari pengaruh global ekonomi.

Harga minyak pernah menyentuh titik tertinggi US$147,27 per barel pada 11 Juli 2008. Harga komoditas itu untuk pengiriman Oktober diperkirakan mencapai US$118,33 per barel. Namun, menurut prediksi analis Galtere Ltd Renee Haugerud, harga itu bisa menyentuh pada titik US$80 per barel dalam 12 bulan mendatang akibat berlebihnya pasokan penggunaan energi alternatif. (Bloomberg/fh)

bisnis.com

Berita Lain

  • EKSPLORASI
    Listrik hambat investasi Jatim
  • EKSPLORASI
    AS terima minyak murah
  • EKSPLORASI
    Pertamina bagi tabung 3 kg
  • Kontrak karya Rio Tinto diubah
  • 4 PP pertambangan segera terbit
  • Proyek Donggi diperkirakan mundur
  • Mitsubishi pangkas produksi
    Harga tembaga mengalami penurunan
  • EKSPLORASI
    6 Proyek smelter disetujui
  • EKSPLORASI
    Irak raih US$60,9 miliar dari minyak