Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 06/10/2008

EKSPLORASI
Harga minyak OPEC melemah

LONDON: Produksi minyak oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) turun 1,3% pada September akibat penurunan produksi di Irak.

Survei Bloomberg menyebutkan rata-rata produksi OPEC bulan lalu mencapai 32,19 juta barel per hari, atau turun 425.000 barel per hari (bph) dari Agustus. Produksi Agustus itu lebih tinggi 40.000 bph dibandingkan dengan perkiraan awal, karena peningkatan produksi dari Nigeria.

Produksi dari 12 negara anggota, kecuali Irak, turun 250.000 bph menjadi 30.055 juta bph, lebih tinggi 382.000 dari target OPEC. Produksi turun akibat penurunan harga 8,3% selama September.

Harga minyak mentah di New York jatuh 36% sejak mencapai rekor US$147,27 per barel pada 11 Juli lalu. Kuota OPEC akan direduksi menjadi 28,81 juta bph dari posisi 29,67 juta bph setelah keluarnya Indonesia dari organisasi itu pada akhir tahun ini.

Adapun, produksi minyak Irak jatuh 175.000 bph menjadi 2,14 juta bph bulan lalu, merupakan yang terendah sejak Agustus 2007. Penurunan itu merupakan yang tertinggi di antara negara anggota OPEC. (BLOOMBERG/RAF)

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Pengawasan hal paling penting'
  • EKSPLORASI
    KBB ajak investor Korsel
  • EKSPLORASI
    Listrik hambat investasi Jatim
  • EKSPLORASI
    AS terima minyak murah
  • EKSPLORASI
    Pertamina bagi tabung 3 kg
  • Kontrak karya Rio Tinto diubah
  • 4 PP pertambangan segera terbit
  • Proyek Donggi diperkirakan mundur
  • Mitsubishi pangkas produksi
    Harga tembaga mengalami penurunan