Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 20/11/2008
Rio Tinto akan bertemu
Pemkab Morowali & Konawe
JAKARTA: Pemerintah dalam waktu dekat akan memfasilitasi pertemuan antara manajemen Rio Tinto Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Morowali serta Konawe terkait dengan kontrak karya (KK) proyek pengusahaan nikel Lasamphala.
Direktur Jenderal Mineral, Batu bara, dan Panas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Bambang Setiawan menuturkan dalam waktu dekat akan diatur pertemuan itu, karena dua pemkab merasa masih ada kepentingan yang belum diakomodasikan.
"Segera, pemerintah yang akan fasilitasi pertemuan antara pemkab dan perusahaan. Masalahnya, mereka ada beberapa," ujarnya di Jakarta kemarin.
Menurut dia, salah satu hal yang diinginkan oleh pemerintah kabupaten adalah menginginkan kepemilikan saham dalam proyek pengusahaan nikel tersebut.
Bambang menyatakan hal ini merupakan upaya untuk mendapatkan bagian keuntungan atas proyek tersebut. "Makanya, kami akan pertemukan, kalau sudah ada titik temu, baru hasil kesepakatan dituangkan dalam kontrak, dan kemudian ditandatangani."
Dia menegaskan tanda tangan KK Rio Tinto ini harus dilakukan akhir tahun ini sebelum Undang-Undang Mineral dan Batu bara yang baru disahkan.
Presdir Rio Tinto Indonesia Omar S. Anwar sebelumnya mengatakan pembahasan antara perusahaan dan pemerintah pusat terkait isi klausul dalam kontrak karya sudah diselesaikan.
Sebelumnya, Rio Tinto menyerahkan aplikasi KK proyek nikel Sulawesi sejak 2000. Akan tetapi, proyek itu tertunda terus akibat alotnya perundingan Pemerintah Indonesia dengan perusahaan itu, terutama menyangkut materi KK. Dari sekian materi KK itu, masalah perpajakan merupakan materi yang paling krusial.
Pada akhirnya, Departemen Keuangan dan Rio Tinto telah mencapai kesepakatan terhadap semua pasal perpajakan di KK Rio Tinto. Beberapa pasal perpajakan itu didasarkan pada gabungan tarif-tarif tetap dan peraturan-peraturan yang berlaku. "Yang pasti kami berupaya KK proyek nikel Sulawesi ini dapat ditandatangani dalam waktu dekat." ujarnya.
Oleh Diena Lestari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- EKSPLORASI
KBB ajak investor Korsel - EKSPLORASI
Listrik hambat investasi Jatim - EKSPLORASI
AS terima minyak murah - EKSPLORASI
Pertamina bagi tabung 3 kg - Kontrak karya Rio Tinto diubah