Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 21/11/2008
75 Perusahaan pendukung tambang berebut pasar di Kaltim
BALIKPAPAN: Sedikitnya 75 perusahaan supporting oil and mining (pendukung perusahaan migas dan tambang) berebut pasar di Kalimantan Timur.
Perusahaan-perusahaan itu ambil bagian dalam Balikpapan Industrial Expo (BIEX) 2008, sebuah pameran berbagai produk dan jasa pendukung perusahaan minyak, gas, dan batu bara ini.
Mereka datang dari empat negara-Malaysia, Singapura, Australia, dan Kanada-serta tentu saja puluhan perusahaan dari Indonesia.
"Ini merupakan langkah maju bagi masuknya investasi dunia ke daerah kita," tutur Walikota Balikpapan Imdaad Hamid usai pembukaan BIEX 2008. BIEX berlangsung di Gedung Balikpapan International Sports and Convention Centre (DOME).
Berbagai peralatan dan jasa pendukung industri migas, pertambangan, kelistrikan, lingkungan, dan kelautan ini. Area pameran dipenuhi perkakas seperti roda dan rantai alat berat hingga kostum savety bagi pekerja.
Ekspo merupakan pameran pertama yang digelar di Indonesia. Pameran difasilitasi PT Red Xpo Asia Pacific dari Jakarta, yang kabarnya telah dipersiapkan selama 1 tahun.
Usai pembukaan kemarin, para exhibitor terlihat cukup agresif. Mereka tak cuma memamerkan produk-produk, tetapi juga segera mempresentasikan bagi berbagai orang yang memasuki tiap stan. Ke-75 perusahaan itu memenuhi 98 stan yang disediakan panitia baik di lantai satu dan dua Dome.
Koordinator Marketing PT Red Xpo, Kiky Evasari, mengungkapkan keberadaan perusahaan-perusahaan migas dan batu bara membutuhkan cukup banyak support.
Lantaran itulah maka Red Xpo memfasilitasi kegiatan tersebut.
"Biar mereka ini bisa juga berkembang di sini. Target, penjualan meningkat, jumlah klien bertambah dan secara otomatis order yang diperoleh juga meningkat dibanding biasanya," ungkap Kiky. (k31)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- EKSPLORASI
KBB ajak investor Korsel - EKSPLORASI
Listrik hambat investasi Jatim - EKSPLORASI
AS terima minyak murah - EKSPLORASI
Pertamina bagi tabung 3 kg - Kontrak karya Rio Tinto diubah