Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 05/12/2008

Pasokan elpiji berkurang

BANDUNG: Pasokan bahan bakar elpiji dari stasiun pengangkutan dan pengisian bulk elpiji (SPPBE) ke tingkat distributor berkurang dipicu oleh terjadinya antrean truk pengangkut di kilang Eretan dan Balongan Indramayu Jabar.

Sejak beberapa hari terakhir, antrean warga di Kota Bandung untuk mendapatkan elpiji tabung 12 kg kembali terjadi di tingkat distributor.

Taufik, Manager PT Purnatarum Murni Rahayu (PMR), operator SPPBE di Jalan Soekarno Hatta Bandung, mengungkapkan terjadi pengurangan pasokan elpiji ke pihaknya dari biasanya 140 ton per hari menjadi sekitar 90 ton per hari.

Kondisi tersebut, katanya, sudah terjadi selama seminggu terakhir, sejak terjadinya pengalihan pengisian dari Tanjung Priok Jakarta ke kilang Eretan Indramayu.

"Terjadi penumpukan pengisian di kilang Eretan karena di Tanjung Priok sempat berkurang, jadi semua truk SPPBE dari Jakarta, ikut mengambil ke Eretan dan Balongan, sehingga di dua kilang itu menumpuk," katanya kepada Bisnis, kemarin.

Dia mengungkapkan kilang Balongan dan Eretan mengalami keterbatasan untuk mengisi truk-truk pengangkut SPPBE yang menumpuk di dua kilang Pertamina tersebut.

Menurut Taufik, dari biasanya truk-truk pengangkut miliknya mampu mengambil pasokan sebanyak dua rit, kini hanya mampu satu rit saja.

"Hari ini tampaknya sudah mulai kembali normal, karena dilihat dari pasokan ke stasiun kami juga sudah mulai bertambah, sudah di atas 90 ton."

Di tingkat distributor, antrean warga untuk mendapatkan elpiji masih terjadi yaitu sejak pukul 06.00.

Yono Syarief, Kepala Penjualan PT Limas Raga Inti, mengatakan pasokan elpiji ke perusahaannya berkurang selama beberapa hari terakhir. (k38)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • EKSPLORASI
    Premium di Jombang langka
  • EKSPLORASI
    BBN nonsubsidi dapat fasilitas
  • Terbukalah soal kelangkaan premium
  • Harga premium dunia anomali
    ICP bulanan terus merosot hingga akhir 2008