Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Pertambangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 05/12/2008
EKSPLORASI
Pasar rig dunia melesu
TEXAS: Produsen gas alam harus menghentikan pengeboran akibat melesunya sector itu, salah satu dipicu terus anjloknya harga komoditas itu hingga 54% dari posisi puncak sebesar 13,69 per juta Btu (British thermal unit).
Chief Executive Officer XTO Energy In Keith Hutton mengatakan iklim bisnis itu kini sedang melesu. Bahkan, tambahnya, diprediksi pasar rig turun lagi jadi hanya 1.200 unit. “Dalam kondisi seperti saat ini, Anda tidak bisa mengharapkan produksi akan naik. Begitu juga dengan harga gas alam,” ujarnya.
Harga gas alam yang diperdagangkan di New York telah anjlok mencapai 54% sejak pernah mencapai puncak pada level US$13,69 per juta Btu pada 2 Juli. Harga itu merupakan yang tertinggi sejak Desember 2005. Untuk pengiriman Januari, harga komoditas di New York Mercantile Exchange pada posisi US$6,35 per juta Btu. (Bloomberg/fh)
bisnis.com
Berita Lain
- EKSPLORASI
KBB ajak investor Korsel - EKSPLORASI
Listrik hambat investasi Jatim - EKSPLORASI
AS terima minyak murah - EKSPLORASI
Pertamina bagi tabung 3 kg - Kontrak karya Rio Tinto diubah