Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Regional


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 17/11/2008

Pasaman minta pusat bantu gerakkan pariwisata lokal

PASAMAN, Sumbar: Pemkab Pasaman meminta pemerintah pusat membantu memperbaiki kinerja perekonomian lokal mengingat sangat sedikitnya sumber pertumbuhan ekonomi yang dimiliki daerah pemekaran baru itu.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis menyatakan dari beberapa potensi sumber pertumbuhan ekonomi yang ada saat ini, pihaknya mengidentifikasi sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan yang paling potensial menggerakkan perekonomian di Pasaman.

"Kami punya dua objek wisata berskala nasional yang sampai saat ini belum bisa kami garap maksimal, yaitu Museum Imam Bonjol dan Tugu Equatorial Katulistiwa. APBD yang baru kami buat belum bisa mengalokasikan dana untuk dua objek wisata itu," katanya, pekan lalu.

Yusuf mengatakan APBD baru Pasaman belum mengalokasikan dana pengembangan pariwisata itu karena selain tersedot untuk belanja pegawai, dana APBD lebih diprioritaskan untuk proyek yang bisa dirasakan langsung pengaruhnya ke masyarakat, seperti industri kecil dan menengah.

Dia mengatakan Pasaman yang terdiri atas 12 kecamatan dan 32 nagari memiliki penduduk 250.000 jiwa dengan 48.000 rumah tangga miskin. Dengan tingkat ke-miskinan di atas 19% itu, Pasaman merupakan daerah termiskin di Sumatra Barat.

Untuk sektor perkebunan, Yusuf menambahkan, ketika Kabupaten Pasaman terbentuk dari Pasaman Barat, tidak ada satu batang kelapa sawit pun yang tinggal di kabupaten baru tersebut. Demikian pula kelapa, seluruhnya masuk ke wilayah Pasaman Barat.

Jadi, katanya, Kabupaten Pasaman adalah daerah tertinggal yang langsung berbatasan dengan Sumatra Utara. "Harapan kami, sektor pariwisata ini bisa menjadi sumber pertumbuhan baru. Karena itu kami minta bantuan pemerintah pusat," katanya.

Oleh Master Sihotang
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • NUSANTARA
    Proyek ruko berlanjut
  • NUSANTARA
    Stok BBM Sumut diperkuat
  • Ekonomi Batam berpotensi melambat
  • Proyek jalan tol Palembang ditunda