Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 15/05/2008
Alfa berganti nama jadi Carrefour
JAKARTA: PT Alfa Retailindo Tbk memastikan menggantikan nama Alfa Supermarket menjadi merek Carrefour dan Carrefour Express, menyusul akuisisi 75% saham perusahaan itu oleh PT Carrefour Indonesia pada awal 2008.
Presiden Direktur PT Alfa Retailindo Tbk Agoes P. Adhi menjelaskan Alfa menjadi grup Carrefour karena menguasai 75% saham peritel itu. Alfa juga berhak diganti nama menjadi Carrefour.
"Kami menargetkan selambat-lambatnya pada Hari Raya Idulfitri seluruh gerai Alfa yang berjumlah 29 unit harus sudah re-launching dengan nama Carrefour dan Carrefour Express," ujar Agoes seusai peresmian Carrefour Express Panjang Jiwo Surabaya.
Carrefour Express di Jl. Panjang Jiwo ini sebelumnya merupakan gerai Alfa. Menurut dia, penggantian merek dilakukan bertahap karena membutuhkan renovasi dan penataan ulang sesuai dengan standar manajemen Carrefour.
Dia mengatakan kondisi 29 toko Alfa Supermarket yang sebelumnya 100% milik perusahaan lokal tidak semuanya memenuhi syarat menjadi gerai Carrefour. Toko yang luasnya kurang dari 3.000 m2 akan diubah menjadi Carrefour Express.
"Dari 29 gerai eks-Alfa, ada 17-an unit yang bisa hanya jadi Carrefour Express. Standarnya dan kualitas barang yang dijual tetap sama hanya jumlah itemnya berbeda."
Hal yang tak kalah penting gerai itu memberikan kesempatan kepada pemasok kecil menengah. "Sebagai bagian da ri Carrefour, kami mempunyai komitmen memprioritaskan pemasok dan karyawan dari kota setempat."
Terkait dengan kebijakan untuk menyamakan syarat perdagangan Alfa dengan Carrefour, Agoes mengatakan akan membicarakannya dengan pemasok yang belum menandatangani persetujuannya.
Susanto, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia, tetap menilai menyamakan biaya syarat perdagangan Alfa dengan Carrefour tidak adil.
"Alfa tokonya lebih kecil dari Carrefour. Anggota saya ada yang mengadu mengalami kenaikan biaya trading term 20%-26% jika syarat perdagangannya di Alfa disamakan dengan Carrefour."
Oleh Dwi Wahyuni & Linda T. Silitonga
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- WIRAUSAHA
'Hipermarket sulitkan pedagang kecil' - WIRAUSAHA
Asephi selenggarakan RIC Expo - WIRAUSAHA
Apotek Kopkar Ombilin tumbuh - PNM targetkan pembiayaan langsung ulamm Rp2,5 triliun
- Wali: Pewaralaba akan terjungkal