Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

WIRAUSAHA
'Hipermarket sulitkan pedagang kecil'

JAKARTA: Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) mengeluhkan semakin luasnya toko hipermarket dan jenis produknya bertambah komplet, sehingga makin menyulitkan pedagang kecil.

Amarta yang salah satu komunitasnya adalah para pedagang tradisional mendesak pemerintah provinsi untuk membatasi luas lahan belanja toko berformat hipermarket, sehingga tidak terus membesar skalanya.

"Mereka menjual hampir semua produk yang dibutuhkan masyarakat. Hal itu membuat kesempatan orang lain mencari makan dengan berjualan makin sempit," kata Ketua Amarta M. Rico Sinaga, kemarin.

Dari pengamatan Amarta, sekarang ini sejumlah hipermarket di pusat belanja di Jakarta ataupun kota besar lainnya beroperasi dengan luas lahan belanja di atas 8.000 m2. (Bisnis/ltc)

bisnis.com

Berita Lain

  • WIRAUSAHA
    PKPS-BBM dorong koperasi
  • WIRAUSAHA
    Cinde pasok Carrefour Lebak Bulus
  • Ventura Award diharapkan pacu PPU naik kelas
  • Proses pendirian koperasi dipermudah