Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 08/09/2008
Wirausaha
Jatah kedelai bersubsidi berkurang
CILACAP: Perajin tempe dan tahu di Cilacap, Jawa Tengah mengeluhkan berkurangnya jatah kedelai bersubsidi yang diterima pada Agustus lalu.
"Pada Agustus, saya hanya mendapat jatah kedelai 80 kilogram. Padahal Juli mendapat 170 kg," kata seorang perajin tempe, Turinah pekan lalu.
Menurut dia, jika jatah terus berkurang, keadaan itu akan membingungkan perajin karena harus mengeluarkan uang untuk membeli kedelai nonsubsidi.
Kepala Seksi Hasil Hutan Kimia dan Aneka Industri Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Cilacap, Miskun mengatakan pengurangan jatah kedelai bersubsidi bagi perajin disebabkan oleh adanya pengurangan kuota untuk Kabupaten Cilacap.
Menurut Miskun, sebelumnya pihaknya mengharapkan memperoleh kuota 1.500 ton kedelai bersubsidi, tetapi terealisasi sebanyak 1.144 ton sehingga harus dilakukan penyesuaian jatah bagi perajin. (Antara)
bisnis.com
Berita Lain
- WIRAUSAHA
ICBC: Manfaatkan pasar China - WIRAUSAHA
Kotak antik Mataram diekspor - WIRAUSAHA
Pegadaian salurkan PKBL - WIRAUSAHA
Akses pasar UKM dipacu dengan CSR - Gapmmi: Jangan lakukan aksi borong