Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 06/10/2008

WIRAUSAHA
Perajin sarung Samarinda terseok-seok

SAMARINDA: Usaha perajin Sarung Samarinda terseok-seok karena menghadapi persaingan dagang yang ketat, akibat membanjirnya sarung sejenis dari luar daerah yang dibuat menggunakan mesin.

Usaha kerajinan sarung yang mengandalkan alat tenun bukan mesin selama ini hidup segan mati tak mau, saat ini justru disaingi  sarung bermotif sama hasil produksi mesin atau pabrik.

"Berbeda dengan Lebaran beberapa tahun lalu, saat ini pasar sarung Samarinda sepi, mungkin karena banyak saingan hasil buatan pabrik," kata Ani, seorang penenun, baru - baru ini.

Dia mengharapkan pemerintah untuk membantu mereka. Para perajin membutuhkan modal dan dukungan sektor pariwisata untuk menciptakan permintaan pasar. Harga sarung Samarinda Rp200.000 - Rp1 juta per lembar. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • WIRAUSAHA
    PKPS-BBM dorong koperasi
  • WIRAUSAHA
    Cinde pasok Carrefour Lebak Bulus
  • Ventura Award diharapkan pacu PPU naik kelas
  • Proses pendirian koperasi dipermudah