Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Selasa, 07/10/2008
Bank swasta akan dilibatkan salurkan KUR
JAKARTA: Kementerian Negara Koperasi dan UKM tetap meneruskan program kredit usaha rakyat (KUR) pada tahun depan dengan melibatkan bank swasta untuk memaksimalkan penyaluran dana tambahan sekitar Rp10 triliun.
Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali mengatakan pada tahun pertama fokus penyaluran KUR hanya melalui bank pemerintah, dan mulai periode 2009 dirancang agar bank swasta disertakan.
"Bank swasta tersebut termasuk bank pembangunan daerah (BPD) yang beroperasi di seluruh Indonesia, " kata Suryadharma Ali pada acara Halalbihalal, kemarin.
Dengan penambahan dana KUR melalui pola penjaminan, aktivitas usaha mikro dan kecil dipastikan tidak akan tersendat karena faktor permodalan. Namun, dia tidak menjamin aktivitas pelaku usaha skala menengah.
Meski jumlah peminjam KUR saat ini mencapai 1,2 juta pengusaha kecil, Suryadharma belum puas atas pelayanan enam bank penyalur pada tahun ini, yakni BNI, BTN, BRI, Bank Syariah Mandiri, Bank Mandiri dan Bank Bukopin.
Berdasarkan data Kementerian Negara Koperasi dan UKM, realisasi kredit usaha rakyat per September senilai Rp10,065 triliun.
Menteri mengharapkan alokasi kredit yang belum tersalur sekitar Rp4 triliun dari total Rp14,5 triliun, bisa terserap seluruhnya hingga akhir tahun ini melalui peningkatan layanan perbankan.
Nilai kredit per debitor rata-rata Rp8,5 juta. Debitor terbanyak berhasil digaet Bank BRI, yakni 960.000 orang. Bank ini mampu menggaet debitor baru kredit usaha rakyat rata-rata 170.000 orang pengusaha per bulan.
Menurut Suryadharma, instansinya masih mengkaji besaran pinjaman rata-rata yang akan disalurkan melalui bank swasta.
Perluasan akses kredit bagi pengusaha kecil ini, lanjutnya, merupakan upaya mengantisipasi krisis keuangan yang saat ini menimpa Amerika Serikat.
"Karena itu sumber permodalan usaha mikro, kecil menengah (UMKM) harus diperkuat, meski krisis yang melanda AS tidak berdampak langsung terhadap UMKM."
Seperti halnya pinjaman bank berbasis penjaminan pemerintah, pembiayaan dari perusahaan modal ventura dinilai sebagai salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan permodalan sektor pengusaha kecil.
Oleh Mulia Ginting Munthe
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- WIRAUSAHA
ICBC: Manfaatkan pasar China - WIRAUSAHA
Kotak antik Mataram diekspor - WIRAUSAHA
Pegadaian salurkan PKBL - WIRAUSAHA
Akses pasar UKM dipacu dengan CSR - Gapmmi: Jangan lakukan aksi borong