Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 08/10/2008
WIRAUSAHA
10% Rak di toko modern kosong
JAKARTA: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan kapasitas rak di toko modern sampai kemarin baru terisi 90% karena keterlambatan pemasok mengirimkan barangnya.
Ketua Umum Aprindo Benjamin J Mailool memprediksikan isi gerai di minimarket, supermarket, dan hipermarket baru kembali pulih dan terisi penuh, pada Senin, 13 Oktober.
"Kekosongan rak di toko modern saat ini sekitar 5%-10%, dan diperkirakan kondisinya akan kembali pulih pada minggu depan," kata Benjamin kepada Bisnis, kemarin.
Meskipun ada produk yang biasanya dijual di toko saat ini tidak bisa diperoleh konsumen, Benjamin yakin tidak akan mengganggu kebutuhan masyarakat. Mengingat produk yang tidak belum ada pasokannya lagi ke toko hanya pada beberapa merek.
Kehabisan stok di toko modern sampai minggu ini untuk merek tersebut, jelasnya, akan bisa digantikan dengan merek lain dari produk sejenis yang sudah lancar distribusinya. (Bisnis/ltc)
bisnis.com
Berita Lain
- WIRAUSAHA
ICBC: Manfaatkan pasar China - WIRAUSAHA
Kotak antik Mataram diekspor - WIRAUSAHA
Pegadaian salurkan PKBL - WIRAUSAHA
Akses pasar UKM dipacu dengan CSR - Gapmmi: Jangan lakukan aksi borong