Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ritel dan UKM & Mikro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 10/10/2008

WIRAUSAHA
Dekopin ragukan efektivitas KUR

JAKARTA: Dekopin Adi Sasono meragukan efektivitas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sesuai sasaran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), karena kredit itu masih dipergunakan untuk keperluan konsumtif.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Adi Sasono menduga ada penyimpangan dana KUR karena diberikan kepada debitor lama. Hal ini karena debitor KUR sudah menembus 1 juta orang.

Di sisi lain masih banyak koperasi dan UMKM mengeluh karena sangat sulit mengakses KUR di BNI, BRI, BTN, Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri. Indikasi lainnya, pertumbuhan ekonomi yang tidak berdampak pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan.

"Pertumbuhan ekonomi terjadi bukan karena dana kredit, tapi dampak dari naiknya komoditas pasar internasional," ujarnya baru-baru ini. (Bisnis/mgm)

bisnis.com

Berita Lain

  • WIRAUSAHA
    PKPS-BBM dorong koperasi
  • WIRAUSAHA
    Cinde pasok Carrefour Lebak Bulus
  • Ventura Award diharapkan pacu PPU naik kelas
  • Proses pendirian koperasi dipermudah