Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 19/08/2008

Indonesia ajak investor Spanyol kelola air

ZARAGOZA, Spanyol: Indonesia mengundang investor Spanyol untuk membangun dan mengelola infrastruktur air menyusul keberhasilan negara itu mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bambang Goeritno Soekamto mengatakan pemerintah akan membuka diri jika investor Spanyol berniat investasi di sektor pengembangan infrastruktur air di sejumlah kota di Indonesia.

"Kami datang ke sini untuk mengundang investor Spanyol mengembangkan infrastruktur air yang menjadi prioritas pemerintah kami," katanya saat bertemu dengan Dirjen Pembangunan Daerah Pemerintah Daerah Aragon, Miquel Valls Ortiz, di Zaragoza, Spanyol, akhir pekan lalu.

Bambang datang ke Zaragoza dalam rangka mengunjungi paviliun Indonesia di Expo Zaragoza 2008 bertema Water and Sustainable Development yang diikuti 105 negara. Acara itu  digelar sejak 14 Juni dan akan berakhir pada 14 September 2008.

Bambang yang juga Ketua Delegasi Indonesia dalam Expo Zaragoza 2008 mengungkapkan investasi asing di sektor air sangat terbuka setelah keluarnya Undang-Undang No. 7/ 2004 tentang Sumber Daya Air dan Perpres No.77/2007 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI) yang membuka investasi hingga 95%.

Ortiz menjelaskan Spanyol memiliki sejarah panjang dalam pengelolaan air secara berkelanjutan terutama di wilayah Aragon yang telah berhasil mengelola daerah aliran sungai sejak awal sekitar 100 tahun lalu.

Dia mengungkapkan Confe-deraci˘n Hidrogr fica del Ebro merupakan salah satu komunitas yang terkenal pengelola daerah aliran sungai Ebro di Aragon.

"Kami melibatkan komunitas pemakai air dalam pengeloalan DAS secara ber-kelanjutan," kata Ortiz.

Dia menjelaskan komunitas masyarakat lokal seperti Confederaci˘n Hidrogr fica del Ebro, memang sangat berperan dalam mengelola DAS termasuk pengelolaan dam yang dibangun oleh pemerintah pusat Spanyol. Komunitas komunitas ini bisa menentukan dan mempengaruhi kebijakan pengelolaan air, misalnya menentukan jumlah air yang boleh dipakai untuk irigasi, konsumsi warga dan pembangkit listrik.

Aliran Sungai Ebro terletak di jazirah Iberia yang terbentang seluas 85.362 kilometer persegi, di antaranya 445 kilometer persegi terletak di negara Andorra, 502 kilometer persegi di Perancis dan selebihnya di Spanyol. DAS Ebro menempati 17,3% jazirah Iberia-Spanyol.

Oleh Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Mengerem KPR tindakan keliru'
  • PILAR
    Investasi Cybercity Rp2,36 triliun
  • PILAR
    Pembebasan lahan pakai konsinyasi
  • Pengembang Surabaya gencar tawarkan pembiayaan in house