Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 21/08/2008

Jabar rancang proyek tol Bandung-Ciamis

BANDUNG: Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang merancang proyek jalan tol Bandung-Ciamis yang masuk dalam program rencana pembangunan jangka panjang Jabar 2000-2025.

Jalur tol tersebut diharapkan dapat mendongkrak kegiatan ekonomi di kawasan Jabar bagian selatan yang sering terganggu akibat buruknya sarana jalan, khususnya di kawasan Nagrek Kabupaten Bandung.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Jabar Deny Juanda mengatakan Pemprov dan DPRD Jabar menyepakati rencana pembangunan jalan tersebut.

"Sudah kami sepakati, sedang ditarik garisnya untuk jalur tol Bandung-Ciamis," ujarnya kemarin.

Dia mengatakan Pemprov Jabar segera menyampaikan usulan proyek tersebut kepada pemerintah pusat, sekaligus dengan rencana proyek infrastruktur lainnya yang tertunda.

Untuk memuluskan rencana pembangunan jalan tol itu, Pemprov Jabar sudah menyediakan dana kolateral senilai Rp200 miliar hingga Rp800 miliar sebagai jaminan rencana pembangunan jalan tol.

"Kami berharap rencana tersebut berjalan mulus, sebab kondisi jalan yang ada sekarang [kawasan Nagrek] sudah tidak rasional," tutur Deny.

Pemprov Jabar menetapkan tiga kawasan pusat kegiatan nasional, yaitu Bandung Raya, Cirebon (pantura), dan Jabar bagian selatan.

Untuk merangkai tiga pusat kegiatan tersebut Pemprov menilai perlu jalur penghubung berupa jalan tol yang dapat memangkas waktu tempuh.

"Jalur Bandung-Cirebon [pantura] dihubungkan dengan jalan tol Cikampek-Palimanan, Bandung-Bogor oleh jalan tol Cianjur-Sukabumi, dan Bandung-Jabar bagian selatan  dihubungkan oleh jalan tol Bandung-Ciamis," ujarnya.

Selain jalur darat, Pemprov Jabar juga menggenjot infrastruktur lain seperti pelabuhan dan bandar udara.

Proyek tertunda


Hingga kini sejumlah proyek infrastruktur di Jabar, sebagian besar jalan tol sedang digarap oleh sejumlah pihak, seperti jalan tol Cikampek-Palimanan, Bandung-Majalengka, dan Soreang-Pasirkoja.

"Namun, kami cukup kecewa karena proyek-proyek tersebut ternyata berjalan lamban," katanya.

Khusus untuk proyek-proyek yang tertunda, Pemprov Jabar menuntut pemerintah pusat melakukan terobosan supaya proyek-proyek itu dapat segera diwujudkan.

"Sebabnya adalah proses pembebasan lahan yang berlarut-larut. Kami khawatir juga proyek-proyek tersebut batal," katanya. (k45)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Mengerem KPR tindakan keliru'
  • PILAR
    Investasi Cybercity Rp2,36 triliun
  • PILAR
    Pembebasan lahan pakai konsinyasi
  • Pengembang Surabaya gencar tawarkan pembiayaan in house