Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Selasa, 26/08/2008
Wika ikut tender proyek mal di Libia
JAKARTA: PT Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersaing dengan 10 perusahaan Libia dan asing lainnya untuk memperoleh proyek pembangunan mal di Libia senilai Rp1,55 triliun.
Dirut Wijaya Karya Bintang Perbowo mengatakan nilai penawaran yang diajukan Wika sebesar Rp1,55 triliun itu berada pada urutan kedua dari 11 perusahaan yang mengikuti tender pada proyek yang dikelola oleh perusahaan milik keluarga Presiden Moammar Khadafi itu.
"Kami berada pada urutan kedua dari 11 perusahaan. Penawar terendah sebesar Rp1,35 triliun. Kami sedang menunggu visa ke Libia karena sudah masuk tahap final," katanya di Jakarta kemarin.
Dia optimistis dapat meraih proyek itu baik sebagai kontraktor utama maupun subkontraktor karena pemerintah setempat mengutamakan kerja sama dengan negara muslim atau mayoritas penduduk muslim.
Sebanyak 10 orang tim Wika sudah berada di Libia untuk negosiasi dan finalisasi kontrak tersebut.
Wika juga sedang mengkaji proyek properti di Eropa senilai Rp1,9 triliun.
"Semua proyek di luar negeri akan terus dikaji mulai dari term contract, overhead, hingga keuntungannya," ujar dia.
Dalam negeri
Di dalam negeri, Wika akan menggarap proyek 14 infrastruktur dan properti senilai Rp2,5 triliun yang diperoleh pada periode Juli-Agustus 2008.
Bintang mengatakan sekitar 30%-40% dari jumlah proyek itu mulai dikerjakan pada semester kedua tahun ini sedangkan sisanya dikerjakan mulai tahun depan.
"Perusahaan terus melakukan diversifikasi bisnis secara horizontal melalui anak perusahaan kami. Proyek baru itu mulai dari bidang energi, properti dan konstruksi gedung, infrastruktur, dan power plant," katanya.
Proyek baru dalam negeri yang akan digarap itu di antaranya pekerjaan konstruksi struktur gedung Astra senilai Rp75 miliar, Hotel L.J. Meritus Rp63 miliar, M.T. Hayono Square Rp45 miliar.
Perseroan juga berhasil memperoleh kontrak proyek apartemen Cervino Village di Jakarta senilai Rp160 miliar untuk pekerjaan konstruksi, arsitektur dan desain.
Proyek bidang energi berupa pengadaan kompor gas dan tabung gas senilai Rp1,56 triliun merupakan proyek terbesar yang diraih BUMN itu pada periode Juli-Agustus. (20)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- PILAR
Investasi Cybercity Rp2,36 triliun - PILAR
Pembebasan lahan pakai konsinyasi - Pengembang Surabaya gencar tawarkan pembiayaan in house
- Praktik banting harga dalam tender masih tinggi
- Sewa mal 2009 diprediksi tidak naik