Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 28/08/2008

Kontrak tol Mojokerto Kertosono akan direvisi

JOMBANG: Kontrak ruas tol Mojokerto Kertosono harus direvisi karena PT Marga Hanura Intrinsic, selaku investor, mengubah jadwal penyelesaian konstruksi untuk seksi satu ruas tol itu menjadi Januari 2010 dari yang ditetapkan sebelumnya 2009.

"Di PPJT [perjanjian pengusahaan jalan tol] memang disebutkan 2009. Kalau mereka baru saja bilang akan selesai 2010, maka mesti kami revisi [kontraknya] sesuai dengan kondisi aktual sekarang. Akan ada perubahan kontrak," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung seusai pemancangan tiang untuk pembangunan tol ruas Mojokerto Kertosono, kemarin.

Menurut Nurdin, pihak Marga Hanura belum memberikan informasi mengenai perubahan jadwal penyelesaian seksi satu ruas tol itu.

"Kalau di PPJT, seksi satu akan selesai 2009 dan semua seksi lainnya selesai 2010. Jadi, ini akan ditertibkan lagi."

Penandatanganan PPJT ruas tol itu dilakukan pada 30 Juni 2006, dengan masa kon-sesi 35 tahun terhitung sejak ditandatanganinya PPJT.

Pembangunan ruas tol se-panjang 40,5 kilometer itu dibagi dalam empat seksi, yakni seksi satu sepanjang 14,7 kilometer yang membentang dari Simpang Susun (SS) Bandar-SS Jombang, seksi dua SS Jombang-SS Mojokerto, seksi tiga SS Mojokerto Barat-Mojokerto Utara, dan seksi empat SS Bandar-batas akhir.

Fery Tan Sukirman, Dirut Marga Hanurata, mengatakan konstruksi seksi satu akan rampung pada Januari 2010 dan beroperasi pada Maret 2010, yang konstruksinya di-mulai bulan ini.

Seksi dua ditargetkan mulai dikerjakan pada Januari 2009, akan rampung pada November 2010 dan beroperasi pada Januari 2011. Pengerjaan seksi tiga dimulai pada Juli 2009, ditargetkan selesai Juni 2010.

Untuk seksi empat akan mulai dikerjakan pada November 2009 dan selesai pada September 2010.

Namun, Fery mengklaim telah menginformasikan mundurnya target penyelesaian seksi satu ruas tol itu kepada BPJT. "Memang ada kemunduran. Makanya kami mau segera mulai. Soal kemunduran ini, sudah kami omongkan dengan pihak regulator."

Dia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan seluruh dana yang dibutuhkan untuk investasi ruas tol itu.

Sekjen Departemen PU Agoes Widjanarko, yang meresmikan pemancangan tiang tol Mojo-kerto Kertosono, menyebutkan total nilai investasi untuk ruas tol ini sebesar Rp2,3 triliun.

Hingga saat ini, menurut Agoes, lahan yang sudah dibebaskan baru mencapai 31 hektare dari 294 hektare yang dibutuhkan.

Oleh Yeni H. Simanjuntak
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Mengerem KPR tindakan keliru'
  • PILAR
    Investasi Cybercity Rp2,36 triliun
  • PILAR
    Pembebasan lahan pakai konsinyasi
  • Pengembang Surabaya gencar tawarkan pembiayaan in house