Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

Jalur mudik Lebaran di pantura Jawa 4 lajur

JAKARTA: Departemen Pekerjaan Umum menjamin sebagian besar jalur mudik di pantai utara (pantura) Pulau Jawa sudah mempunyai empat lajur, sedangkan jalur di Sumatra semuanya sudah beraspal standar sebelum H-7.

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan sedang mempercepat perbaikan jalan di semua jalur mudik terutama di Jawa dan Sumatra agar bisa digunakan tujuh hari sebelum Lebaran.

"Kondisi jalan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Sebagian jalan di pantura sudah empat lajur, di Sumatra juga kondisinya sudah lebih baik. Dari aspal substandar menjadi standar," katanya seusai rapat koordinasi persiapan Lebaran di Jakarta, kemarin.

Dirjen Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak mengatakan peningkatan kapasitas jalan di jalur mudik sudah dilakukan sejak Juni lalu.

"Kami targetkan semua jalur pantura Jawa sudah menggunakan batas pemisah jalan permanen untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan kemacetan. Jalur dari Jakarta sampai Semarang nanti sudah memenuhi standar jalan raya antara tiga atau empat lajur dengan pembatas di median jalan," katanya.

Dia mengatakan jalan yang masuk kategori standar jalan raya nasional mempunyai minimal tiga lajur dengan median pembatas permanen untuk mencegah saling salip dan mengurangi tingkat kecelakaan.

Data Departemen PU menyebutkan dana penanganan jalan untuk pelebaran, pembangunan jalan baru dan pemeliharaan pada 2008 sebesar Rp18,4 triliun. Pada 2009 dana diusulkan naik menjadi Rp 21,4 triliun.

Hingga kini, Departemen PU sudah melebarkan jalur Losari-Semarang dari dua lajur menjadi tiga sampai dengan empat lajur. Sementara itu, ruas Tegal-Pemalang ditingkatkan menjadi empat lajur dari sebelumnya dua lajur.

Pengerjaan ruas Tegal-Pemalang sudah mencapai lebih dari 50% dengan nilai kontrak Rp32 milliar. Untuk ruas jalan nasional Losari-Cirebon hingga Jakarta saat ini sudah empat lajur.

Untuk jalur mudik di Sumatra, Departemen PU menjamin akan meningkatkan kualitas jalan dari substandar menjadi standar.

Jalur Bakauheni (Lampung) hingga Banda Aceh akan dibuat minimal empat lajur dengan median, tapi tata guna lahan di kanan-kiri jalan tidak diubah. (16/20)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Mengerem KPR tindakan keliru'
  • PILAR
    Investasi Cybercity Rp2,36 triliun
  • PILAR
    Pembebasan lahan pakai konsinyasi
  • Pengembang Surabaya gencar tawarkan pembiayaan in house