Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 08/09/2008
Proyek jalan tol mutlak dibangun
JAKARTA: Pembangunan jalan tol baru yang menjadi program pemerintah mutlak direalisasikan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat 85% sampai 90% distribusi barang dari jalan raya.
"Kalau pemerintah kemudian memprioritaskan pembangunan jalan tol, memang solusinya seperti itu. Hampir semua distribusi barang dan orang mengandalkan jalan raya," kata Deputi bidang Infrastruktur Menteri Koordinator Perekonomian Bambang Susantono, akhir pekan lalu.
Kalaupun ada permintaan agar pembangunan jalur kereta api juga menjadi prioritas, Bambang mengatakan idealnya memang harus ada keseimbangan angkutan darat lewat jalan raya dan kereta api.
Akan tetapi mengingat ketergantungan ekonomi kepada jalan raya sudah berlangsung lama, agak sulit untuk melakukan penyeimbangan moda transportasi darat tersebut.
Dia melihat untuk kereta api saat ini lebih tepat diimplementasikan untuk penghubung lalu lintas di perkotaan karena memiliki keunggulan waktu tempuh dan efisiensi seperti kereta api bandara, atau menghubungkan permukiman dan pusat bisnis.
Menurut dia, anggaran pemerintah dalam pembangunan jalan tol tidak terlalu besar karena hanya untuk memberi dukungan jika terjadi kelebihan harga tanah, termasuk ikut berperan untuk jalan tol yang memiliki dampak ekonomi tetapi dari sisi finansial kurang menarik bagi investor.
Chief Executive Officer grup Bakrie yang ditempatkan di sejumlah perusahaan pemegang konsesi sejumlah proyek jalan tol, Harya M. Hidayat menyatakan siap membangun ekonomi di sekitar koridor jalan tol yang akan dikembangkan.
Pihaknya akan bekerja sama dengan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) di sekitar jalan tol Kanci-Pejagan melalui PT Semesta Marga Raya.
Harya yang juga Dirut PT Semesta Marga Raya mengatakan sesuai dengan strategi yang dijalankan grup Bakrie selalu menyertakan UMKM di sekitarnya untuk menjalankan bisnis.
Saat ini, Kanci-Pejagan menjadi satu-satunya ruas di jalan tol trans-Jawa yang lahannya telah bebas 100% dan memasuki masa konstruksi.
Antara
bisnis.com
Berita Lain
- PILAR
Jalan di Jabar naik status - PILAR
PDAM usulkan tarif naik - PILAR
Program perumahan tetap jalan - Agung Podomoro siapkan investasi Rp800 miliar
- Investor tol lambat beraksi