Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

Pembebasan lahan trans-Jawa capai 11,07%

JAKARTA: Pembebasan tanah pada ruas tol trans-Jawa naik dua kali lipat selama September atau bertambah 91,5 hektare dengan biaya ganti-rugi Rp155 miliar.

Dengan tambahan sebanyak itu, secara keseluruhan pembebasan tanah untuk 10 ruas tol trans-Jawa sampai dengan September menjadi 529,71 (11,07%) dari kebutuhan lahan 4.783,29 ha. Sebelumnya, Departemen Badan Pengatur Jalan Tol melansir lusa lahan yang berhasil dibebaskan sampai dengan 18 September lalu tercatat 438,21 ha dengan biaya ganti rugi Rp455,41 miliar.

Progres pembebasan lahan tersebut terjadi untuk lima ruas tol dari 10 ruas keseluruhan trans-Jawa. Kelima ruas itu adalah Cikopo-Palimanan, Pejagan-Pemalang, Semarang-Solo, Solo-Mantingan, dan Kertosono-Mojokerto.

Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan pembayaran uang ganti rugi pada saat bulan puasa lebih mudah dilakukan, sehingga hasil pembebasan lahan pada periode itu meningkat signifikan.

"Selama puasa hingga Lebaran pembebasan tanah lebih baik dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Mudah-mudahan kondisi ini bisa berlanjut hingga akhir tahun nanti," katanya di Jakarta, pekan ini.

Kepala Sub Direktorat Pengadaan Lahan Departemen PU Wijaya Seta mengatakan lahan yang paling banyak dibebaskan pada periode itu adalah ruas Pejagan-Pemalang mencapai 40 hektare dengan biaya ganti rugi Rp12,5 miliar.

Namun, ruas yang membutuhkan dana pembebasan tinggi adalah Semarang-Solo mencapai Rp68 miliar seluas 10 ha. Harga tanah pada seksi I Semarang-Unggaran naik hingga tiga kali lipat karena melewati lahan perkotaan.

"Pembebasan lahan pada September naik hampir dua kali lipat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Musyawarah dan lobi dengan masyarakat lebih lancar karena banyak warga yang membutuhkan dana," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.

Dana talangan

Departemen Keuangan sudah menyediakan dana talangan Rp1,44 triliun untuk pembebasan lahan pada 10 ruas tol di koridor trans-Jawa guna mempercepat pengadaan tanah. Departemen PU membebaskan investor tol dari jaminan pembiayaan tanah dan akan menggunakan dana talangan secara maksimal.

Seta mengatakan meskipun dana talangan pembebasan tanah sudah disediakan dahulu secara penuh oleh pemerintah, tetapi investor tetap berperan dalam kelancaran pembebasan tanah.

Investor yang mampu memberikan jaminan kepastian tinggi akan mendorong percepatan pengadaan lahan oleh panitia pembebasan tanah (P2T). (20/Zufrizal)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • PILAR
    Suramadu akan sesuai jadwal
  • BPJT & investor bahas proyek 2009
    Usulan perubahan kontrak sudah disampaikan
  • Semarang-Solo siap konstruksi
  • Bahama garap hunian komersial di Tanah Lot