Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 09/10/2008
Panghegar & Sanggar bangun apartemen
JAKARTA: PT Haide Land (Panghegar Group) menggarap proyek Grand Royal Panghegar berupa hotel dan apartemen 19 lantai di areal 1,1 hektare di Jalan Merdeka, Bandung dengan investasi ditaksir US$24,25 juta.
Menurut sumber Bisnis dari kalangan masyarakat konstruksi, Haide telah menunjuk PT Hutama Karya sebagai kontraktor dan PT Megatika International sebagai arsitek proyek tersebut.
"Perkiraan biaya tidak dinyatakan, tapi ditaksir mencapai US$24,25 juta. Konstruksi Proyek dengan luas bangunan keseluruhan mencapai 55.770 meter persegi itu dimulai Oktober 2008 dan diharapkan selesai Maret 2010," ungkapnya kemarin.
Selain itu, lanjutnya, PT Sanggar Hurip mengembangkan pula proyek Sanggar Hurip Apartement di Bandung dengan investasi US$23,91 juta.
Sanggar akan membangun dua menara apartemen setinggi 15 lantai dengan luas bangunan keseluruhan sekitar 44.000 meter persegi (m2).
"Konstruksi diharapkan dimulai Januari 2009 tapi belum ditentukan kapan selesai proyeknya."
Sejauh ini, Bisnis belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Karyono, Project Manager Haide Land untuk proyek tersebut.
Begitu pun Guido Cahyadi, Project Architect Sanggar Hurip belum berhasil dihubungi terkait dengan proyek baru mereka garap di Bandung itu.
Skala besar
Berdasarkan catatan Bisnis, dua proyek hunian skala besar senilai US$151,63 juta, The Edgee Residence dan Soekarno-Hatta Residence juga siap meramaikan pasar hunian di Bandung.
Proyek The Edgee bernilai US$86,41 juta dijadwalkan dibangun pada Januari 2009 dan Soekarno-Hatta senilai US$65,22 juta pada Desember tahun ini.
PT Bangun Bumi Waluya selaku pengembang The Edgee baru menunjuk arsitek, yaitu Atelier Two, sedangkan arsitek struktur, kontraktor, dan teknik mekanik sampai dengan saat ini belum ditunjuk.
Proyek Soekarno-Hatta Residence dikembangkan di lahan 80.000 m2 yang berada di Jalan Soekarno-Hatta. PT Titian Sakti selaku pengembang proyek ini belum menunjuk mitra penyedia jasa bagi pengembangan konstruksi.
Oleh Irsad Sati
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- PILAR
Jalan di Jabar naik status - PILAR
PDAM usulkan tarif naik - PILAR
Program perumahan tetap jalan - Agung Podomoro siapkan investasi Rp800 miliar
- Investor tol lambat beraksi