Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Sup. Properti


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 20/11/2008

PILAR
'Tender tol setelah lahan beres'

JAKARTA: Asosiasi Tol Indonesia (ATI) mengusulkan proyek jalan tol baru tidak ditender dahulu sebelum pengadaan tanah rampung untuk mengurangi risiko kenaikan harga tanah oleh spekulan.

Ketua ATI Fatchur Rachman mengatakan pemerintah sebaiknya membuka tender proyek jalan tol yang baru setelah lahan tersedia sehingga investor tinggal melakukan konstruksi.

"Ke depan yang dilelang itu proyek konstruksinya. Pemerintah bebaskan dahulu tanahnya, setelah itu dilelang juga. Agar tidak terjadi kemunduran jadwal seperti saat ini," katanya di sela-sela seminar konstruksi, kemarin. (Bisnis/20)

bisnis.com

Berita Lain

  • PILAR
    Suramadu akan sesuai jadwal
  • BPJT & investor bahas proyek 2009
    Usulan perubahan kontrak sudah disampaikan
  • Semarang-Solo siap konstruksi
  • Bahama garap hunian komersial di Tanah Lot