Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 16/05/2008

Jenderal Myanmar dan kejahatan kemanusiaan

Setelah topan Nagris menghantam Myanmar dan menewaskan lebih dari 10.000 orang, banyak negara menawarkan bantuan. Namun, respons pemerintah setempat kurang menyenangkan. 

Butuh waktu lama dan banyak urusan sebelum akhirnya junta militer Myanmar setuju dengan pengiriman bantuan internasional ke negara tersebut. Sang Jenderal-yang dengan brutal mengisolasi negara ini selama lebih dari 40 tahun-akhirnya mengizinkan para pakar bencana alam mengatasi persoalan ini.

Namun, junta hanya mengizinkan 34 dari 100 visa masuk ke Myanmar milik pekerja bencana alam, dan hanya menerjunkan lima helikopter miliknya sebagai sarana transportasi bencana.

Hasilnya? Bantuan yang tersedia hanya dalam bentuk makanan, air, dan obat-obatan. Kapal AS yang menyediakan rumah sakit dihalau junta. Banyak pihak menilai tindakan junta tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan.

Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Javier Solana bahkan menganjurkan Uni Eropa untuk membantu para korban. Soal apa yang terjadi kemudian, persoalan lain.

Jika junta masih saja menolak, ada saran untuk AS atau negara lain agar mengirimkan bantuan lewat udara.

International Herald Tribune, 14 Mei

bisnis.com

Berita Lain

  • Besar pasak dari tiang
  • Butuh kekuatan hentikan kekejaman di Darfur
  • Fannie dan Freddie
  • Euforia investasi di bursa
  • Masa depan program nuklir Iran
  • Peristirahatan terakhir jadi kontroversi
  • Jaga soliditas usaha
  • Hasil pembicaraan enam pihak soal Korut
  • Memetakan dampak pemanasan global