Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 17/05/2008
Iklim politik pasca-Bush
John McCain telah lama aktif melawan isu pemanasan global, bahkan menyebabkannya berseberangan dengan tokoh Republican ortodok dan Presiden George W. Bush.
Masih menjadi momen yang penting, minggu ini, saat McCain--calon presiden dari Partai Republik--memutuskan untuk mengangkat topik perubahan iklim dalam kampanye 2008- nya.
Dukungan terhadap usaha keras untuk mengurangi emisi karbon tidak akan memenangkan McCain. Namun, hal tersebut menegaskan dia tidak identik dengan Bush.
Seperti halnya dua kandidat dari Partai Demokrat, McCain meminta agar pemakaian gas buang dibatasi. Misalnya, pembatasan karbondioksida dari pembangkit listrik dan pembuat polusi lainya, atau dengan mengurangi emisi menggunakan produsen yang lebih efisien.
Rencana McCain ini bertujuan menyetabilkan emisi dalam beberapa tahun mendatang, sehingga pada 2050 jumlah emisi dapat ditekan hingga 60% di bawah level yang ada pada 1990.
Beberapa anggota Partai Demokrat mencermati fakta target McCain kurang ambisius dibandingkan dengan 80% target yang diajukan Barack Obama atau Hillary Clinton.
Rencana McCain tidak menyantumkan tarif untuk negara seperti India dan China yang menentang perjanjian internasional seputar emisi gas buang.
International Herald Tribune, 15 Mei
bisnis.com
Berita Lain
- Penduduk melawan Yakuza
- Melepaskan Obama dari pendukung Clinton
- Soal akuisisi Indosat
- Moskwa pertahankan tentara di Georgia
- Tantangan untuk konvensi Demokrat