Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 17/05/2008

60 Tahun eksodus Palestina

Pada 14 Mei 1948, atau 60 tahun lalu, sesuai dengan mandat Inggris Israel didirikan di Palestina. Bagi Masyarakat Yahudi, masa itu merupakan masa yang membahagiakan karena mengakhiri masa pembuangan mereka.

Namun bangsa Arab menolak untuk mengakui kemerdekaan Israel, hal itu melukai generasi baru Yahudi. Sementara itu, 700.000 orang dipindahkan dan menjadi pengungsi. Masyarakat Palestina menyebutnya Nakba yang berarti bencana.

60 Tahun setelah itu, sejarah berlanjut tidak hanya bagi dua bangsa yang bertikai tetapi berpengaruh juga terhadap dunia. Berulang perang di antara Israel dan Arab, juga aksi terorisme dan pembantaian di seluruh dunia.

Pada babak berikutnya, Amerika Serikat melanjutkan kebijakan pro-Israel nya dengan menyediakan banyak perlengkapan militer bagi Israel. Hal ini menyebabkan negara-negara Timur Tengah dan sebagian besar masyarakat muslim memunculkan sentimen anti Amerika Serikat.

Sementara itu, perkembangan politik dan ekonomi yang menyedot perhatian global, melupakan kesulitan pengungsi. Populasi pengungsi Palestina diperkirakan PBB membengkak 4,5 juta orang.

Mengapa, peringatan 60 tahun eksodus Palestina tidak dijadikan juga sebagai kesempatan meminta PBB memperkuat dukungan mereka?

 The Asahi Shimbun, 16 Mei

bisnis.com

Berita Lain

  • Besar pasak dari tiang
  • Butuh kekuatan hentikan kekejaman di Darfur
  • Fannie dan Freddie
  • Euforia investasi di bursa
  • Masa depan program nuklir Iran
  • Peristirahatan terakhir jadi kontroversi
  • Jaga soliditas usaha
  • Hasil pembicaraan enam pihak soal Korut
  • Memetakan dampak pemanasan global