Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 17/07/2008
Fannie dan Freddie
Krisis finansial di Amerika Serikat yang dipicu kolapsnya pasar subprime mortgage memasuki babak kedua. Pasar terlihat jengah terhadap kesehatan keuangan dua perusahaan mortgage milik negara, Fannie Mae dan Freddie Mac.
Pasalnya, kedua perusahaan memainkan peran penting di pasar pembiayaan perumahan dan debt securities di AS.
Fannie Mae-sebutan untuk Federal National Mortgage Association (FNMA)-dibentuk pada 1930-an ketika ekonomi AS mengalami resesi hebat. Setelah Perang Dunia II, perusahaan itu bertugas mengembangkan proses pembiayaan yang disebut dengan securitization, di mana mereka membeli mortgage dari bank dan lembaga pembiayaan lain, lalu menjamin mortgage itu. Freddie Mac (Federal Home Loan Mortgage Corp) dibentuk pada 1970 untuk mendukung kegiatan Fannie Mae.
Dua perusahaan tersebut memang tidak secara langsung menyebabkan persoalan di pasar subprime mortgage. Namun, apa yang menimpa dua perusahaan itu menyebabkan penurunan di pasar perumahan terus berlanjut yang mengakibatkan persoalan serius dalam sejarah pembiayaan AS.
Sebenarnya, keduanya tidak dimiliki atau dikelola oleh pemerintah. Namun, pembentukan kedua perusahaan atas inisiatif dan berdasarkan kebijakan pemerintah, serta menikmati jaminan dari pemerintah.
Dampaknya, pasar pembiayaan memandang bahwa segala sesuatu yang terkait dengan dua perusahaan itu akan dijamin pemerintah. Kedua perusahaan menguasai setengah dari utang mortgage di seluruh AS yang mencapai sekitar 530 triliun yen.
The Asahi Shimbun, 15 Juli
bisnis.com