Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 17/07/2008

Butuh kekuatan hentikan kekejaman di Darfur

Kebenaran kadang terasa sulit. Meski hal itu tak menjadi alasan untuk menyampaikan kebenaran. Demikian juga tak ada alasan bagi kita untuk tidak mendukung tindakan penuntut yang membawa tudingan genosida oleh Presiden Sudan, Omar Hassan al-Bashir, ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Dibutuhkan kepedulian besar dan dukungan kepada Pemerintah Sudan, pasukan penjaga perdamaian PBB, dan masyarakat Darfur untuk bekerja. Bahkan penuntut, Luis Moreno-Ocampo, butuh mandat dari dunia internasional.

Artinya, butuh tindakan nyata daripada sekadar kata-kata untuk Dewan Keamanan PBB untuk menyelesaikan pembakaran desa, penghancuran sekolah dan pemerkosaan terhadap perempuan di Darfur. Kita berharap akhirnya ada tindakan nyata.

Moreno-Ocampo telah menyatakan kepada tiga hakim panel kemungkinan menahan Bashir. Dia menemukan bukti kuat keterlibatan Bashir dalam genosida termasuk memerintahkan pembantaian milisi Janjaweed.

Namun, pada kenyataannya Bashir tak segera ditahan. Akan tetapi, kita tetap harus berpikir Bashir akan bernasib serupa dua pembunuh besar abad ini: Slobodan Milosevic (Serbia) dan Charles Taylor (Liberia) yang akhirnya dibui di Hague.

International Herald Tribune, 16 Juli

bisnis.com

Berita Lain

  • Nasib hunian murah
  • NHK 'main mata' dalam membuat program
  • PR China setelah olimpiade: HAM
  • Sukuk dan kemandirian
  • 'Mesin olahraga' itu bernama China
  • Kenaikan tarif listrik di Jepang
  • Belajar dari sukses China
  • Afghanistan membara
  • Lebanon dan Suriah