Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 16/08/2008

Gonjang-ganjing ekonomi

Data PDB terakhir menunjukkan ekonomi melemah, mengakhiri ekspansi jangka panjang Jepang pascaperang. PDB riil tahunan turun menjadi 2,4% pada periode April-Juni, menandai kontraksi ekonomi pertama kali dalam satu tahun.

Ekspor yang menjadi mesin utama pertumbuhan selama ekspansi jangka panjang membukukan penurunan untuk pertama kali dalam 13 triwulan dan investasi usaha yang juga menjadi kunci pendorong pertumbuhan ikut terguncang. Pengeluaran konsumen turut terkoyak.

Ekonomi negara seperti sebuah tim baseball dengan semua pemain utama dalam kondisi merosot.

Naik turun terjadi di setiap ekonomi. Booming ekonomi kadang-kadang melambat, di sisi lain ekonomi yang merosot kembali bangkit setelah dilakukan penyesuaian terhadap kelebihan persediaan, kapasitas dan sebagainya. Sebuah ekonomi berjalan dalam satu siklus menanjak dan turun.

Akan tetapi, hal itu tidak berarti penurunan saat ini dibiarkan terjadi hingga mencapai titik kesengsaraan. Masalah struktural ada dibalik penurunan tersebut, dan jika masalah seperti ini tidak diatasi sekuat tenaga, ekonomi Jepang akan melempem.

Satu hal sepertinya krisis subprime mortgage telah membawa ekonomi AS, pasar terbesar bagi ekspor Jepang, ke dalam resesi.

 •The Asahi Shimbun, 14 Agustus

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet