Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 27/08/2008

Tantangan untuk konvensi Demokrat

Senator Barrack Obama menuju konvensi Partai Demokrat di Denver dengan tantangan yang jelas. Dia harus mampu mempertemukan kekuatan dalam dirinya sebagai orator yang unggul sehingga bisa hadir pada momen tersebut dalam yang akan dicatat sejarah dengan penjelasan terrinci bagaimana dia akan menyelesaikan berbagai persoalan di negeri adidaya itu.

Banyak hal yang akan menarik perhatian pada kejadian tersebut. Publik akan menilai Senator Joseph Biden yang menjadi pilihan Obama untuk menjadi wakil presiden: yang mungkin menjadi jalan bagi pendukung Clinton dan mereka yang tidak setuju untuk saling meyakini satu sama lain.

Yang paling penting untuk dilakukan agar mampu menarik 120 juta pemilih adalah penjelasan Obama tentang mengapa pemilih harus percaya dia bisa mengubah negara itu.

Para pemilih ingin mendengar apa yang dia rencanakan untuk menanggulangi ekonomi yang melemah dan membantu jutaan orang yang kehilangan pekerjaan, rumah serta harapan sekaligus mempersiapkan anak-anak untuk mampu bersaing dalam era globalisasi dunia. Hal itu berarti harus ada penjelasan yang lebih jelas dari sekadar pernyataan yang muncul di situsnya, dan juga tentang rancangan proritas.

Kini muncul pandangan yang kurang positif mengenai konvensi calon presiden Amerika Serikat, di mana semuanya begitu hati-hati bertindak dan menjaga nilai-nilai.

International Herald Tribune, 25 Agustus

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet