Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 27/08/2008
Moskwa pertahankan tentara di Georgia
Rusia memang telah menarik sebagian besar tentaranya dari Georgia, negeri kecil di sebelah timur dekat Laut Hitam. Rusia menginvasi Georgia awal bulan ini untuk mendukung provinsi yang ingin memisahkan diri dari negeri itu.
Meski beberapa tentara Rusia masih berada di Georgia, konflik kelihatannya mulai bisa dikontrol. Pertempuran yang terjadi sekitar dua minggu lalu menimbulkan ketakutan di Georgia.
Di provinsi otonom Ossetia Selatan, kawasan yang ingin memisahkan diri, terjadi pertempuran antara tentara Rusia dan Georgia. Banyak rumah hancur. Perang itu juga menelan korban tewas dan luka-luka dalam jumlah besar. Sekitar 100.000 penduduk terpaksa tidak punya tempat tinggal itu akibat konflik.
Tentara Rusia yang masuk ke Georgia melalui Provinsi Ossetia Selatan yang pro-Rusia menghancurkan jalur kereta api dan fasilitas pelabuhan di negeri tersebut.
Georgia dan beberapa negara di Kaukasus, kawasan pegunungan yang berada di antara Laut Hitam dan Kaspia, memang memiliki hubungan yang begitu erat dengan Rusia.
Namun, Presiden Rusia Dmitry Medvedev harus ingat bahwa pengerahan kekuatan militer ke Georgia akhirnya menimbulkan ketidakpercayaan dan rasa antipati dari seluruh dunia terhadap Rusia.
Berkaitan dengan invasi Rusia di Georgia, NATO berusaha meningkatkan kontak dengan Moskwa.
The Asahi Shimbun, 26 Agustus
bisnis.com