Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 28/08/2008

Melepaskan Obama dari pendukung Clinton

Senator Edward M. Kennedy menjadi bukti bahwa F. Scott Fitzgerald salah ketika dia menyatakan bahwa tidak akan ada lagi kesempatan kedua dalam kehidupan di Amerika. Kennedy, orang yang berjuang melawan kanker dan kariernya dirayakan pada saat konvensi Partai Demokrat, Senin, memiliki banyak kesempatan yang lepas dari hitungan kita.

Dia dicap sebagai anak nakal di Capitol karena terus berusaha menentang presiden asal Demokrat, Jimmy Carter, pada 1980.

Ketika pemerintahan Bush memaksa anggota Kongres dari Demokrat setuju tentang Perang Irak, penyadapan ilegal, dan pengadilan militer, Kennedy tetap tegak dengan keyakinannya. Dia juga menjadi sorotan ketika berkompromi dengan anggota dari Republik sehingga menjadi salah satu senator paling efektif sepanjang sejarah modern.

Sesuatu hal yang menjadi penting untuk kita lihat saat ini adalah menyaksikan kesediaan Kennedy berbesar hati atas kekalahannya dan bersiap-siap untuk mencari pertarungan yang baik. Hal seperti itulah yang juga kita harapkan dari Hillary Rodham Clinton.

Clinton tidak masuk nominasi minggu ini dan kita tahu bagaimana kecewanya para pendukungnya. Namun, dia masih memiliki masa depan yang panjang dalam karier politiknya, terutama sebagai senator muda dari New York, dan berbesar hati atas kekalahannya sekaligus menyiapkan diri untuk 'pertempuran' lain.

International Herald Tribune, 27 Agustus

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet