Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 30/08/2008

Demokrat membuat hari yang bersejarah

Barack Obama berada di Denver untuk menyampaikan pidato politik yang akan menentukan perjalanan karirnya di masa datang setelah memenangkan persaingan melawan Hillary Rodham Clinton.

Mantan pesaingnya tersebut mengatakan dalam pidato, yang dianggap sebagai pidato terbaiknya selama menjadi politisi, agar para pendukung Hillary untuk tidak ragu-ragu memilih Obama.

Tidak hanya itu. Istri mantan Presiden Bill Clinton itu menawarkan 'suntikan' baru bagi nilai-nilai dan kekuatan Partai Demokrat yang luput dari agenda konvensi.

Yang diperlukan Obama kini adalah tetap kokoh dalam pendirian dan sikap politiknya dan, pada saat yang sama, menyadari mengapa rakyat Amerika percaya padanya dan partainya.

Pada konvensi nasional Demokrat 1932, Franklin D. Roosevelt berikrar pada negara melalui New Deal. Pada konvensi nasional Republik 1980, Ronald Reagan menyerang Demokrat sebagai 'terlalu tua dan kelebihan berat'. George W. Bush memanfaatkan konvensi tahun 2000 untuk memberikan predikat pada dirinya 'seorang konservatif yang penuh perasaan' dan merebut kembali tahta Gedung Putih dari 'jalan ketiga' Bill Clinton.

Hillary menggarisbawahi visi tegas mengenai kepedulian Demokrat di bidang kesehatan, pajak progresif, keamanan sosial, memerangi kemiskinan, dan hak kaum homo.

International Herald Tribune, 28 Agustus

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet