Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 30/08/2008

Merevitalisasi ekonomi Jepang

PM Yasuo Fukuda tengah menghadapi tekanan politik. Dia harus memilih apakah menyetujui pengucuran kredit secara massif untuk publik sebagai stimulus ekonomi sebagai 'modal' menjelang pemilihan mendatang  di Majelis Rendah atau menjaga kebijakan ekonomi tetap pada jalurnya guna menghindari utang publik yang menggunung. 

Dilema tersebut tergambar dalam proses politik di kubu partai penguasa yang bermaksud memberikan paket stimulus yang komprehensif.

Draf rancangan paket kebijakan tersebut antara lain membuat serangkaian ketentuan yang harus ditindaklanjuti: memberikan harapan yang lebih besar kepada rakyat; menolong perusahaan skala kecil dan menengah dalam menaikkan modal; dan mendorong semangat kompetisi di sektor agribisnis, kehutanan serta perikanan.

Namun sayangnya draf tersebut tidak menyebutkan berapa besar dana yang dikucurkan untuk setiap sektor usaha.

Pemerintahan Fukuda tampaknya tengah dilanda kebimbangan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil. Proposal yang sangat menekankan pada belanja pemerintah datang dari koalisi yang berkuasa dan kementerian pemerintah. 

The Asahi Shimbun, 29 Agustus

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet