Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 03/09/2008
Menggasak uang nasabah lewat ATM
Suatu hari ada dering telepon dari seseorang yang mengaku dari perusahaan asuransi yang mengatakan bahwa kelebihan bayar asuransi atau pajak kesehatan akan dikembalikan.
Penelpon tadi juga mengatakan dana akan ditransfer ke rekening nasabah secara elektronis, karena bila menggunakan cara konvensional akan membuang waktu. Kemudian nasabah diminta ke ATM seorang diri untuk menunggu instruksi selanjutnya melalui telepon selular.
Tanpa disadari setelah menerima instruksi, Anda telah melakukan transfer dana ke rekening orang yang tidak bertanggung jawab. Ini merupakan praktik jahat yang marak terjadi belakangan ini.
Orang beranggapan modus demikian sulit dipercaya karena masih ada orang yang bisa dikecoh untuk melakukan transfer dana sesuai dengan instruksi penjahat. Begitu canggihnya trik yang digunakan sehingga banyak orang terkena getahnya.
Cara-cara yang hampir mirip juga berkembang belakangan ini dengan tujuan menguras dana nasabah melalui ATM. Penipu akan menelpon korbannya dengan mengatakan dirinya adalah kerabat korban yang tengah dilanda masalah sehingga membutuhkan dana dalam waktu cepat.
The Asahi Shimbun, 2 september
bisnis.com