Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

Mundurnya Fukuda

Perdana Menteri Yasuo Fukuda mengumumkan pengunduran diri pada Senin. Bahkan tidak sampai setahun setelah PM yang digantikan Fukuda, Shinzo Abe, juga menyatakan mundur.

Dengan keputusan Fukuda turun dari jabatannya, berarti dua PM dari Partai Demokrat Liberal (LDP) terpaksa mundur ketika mereka masih berkuasa.

Mundurnya pemimpin negara sebenarnya menggambarkan tentang sesuatu yang abnormal. Kenyataan itu mengejutkan karena menggambarkan harus ada transfer kekuasan kepada oposisi terbesar yang saat ini menguat. Hal itu benar-benar merupakan krisis politik.

Fukuda pastilah mengerti dia akan dihujani kritik karena menyatakan mundur sekarang. Lalu, mengapa dia tetap mengambil keputusan tersebut?

Pada konferensi pers tentang pengunduran dirinya pada Senin, Fukuda berulang kali mengkritik oposisi utama Minshuto (Partai Demokrat Jepang), yang menguasai Majelis Tinggi.

"Selama masa kerja Diet terakhir, Minshuto menunda dan memboikot deliberalisasi sebagai bagian dari manuver politik. Akhirnya butuh waktu lama mendapatkan keputusan dari berbagai masalah."

Ketika menjelaskan alasan kemundurannya, Fukuda menambahkan, "Kita butuh implementasi kebijakan di bawah kepemimpinan baru."

The Asahi Shimbun, 3 September

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet