Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Selasa, 30/09/2008
Debat pertama kandidat Presiden AS
Debat pertama kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) berlangsung dalam kondisi karut-marut perekonomian Negeri Paman Sam tersebut.
Dalam kondisi seperti itu, kubu Obama dari Partai Demokrat tampaknya berada di atas angin. Inilah kesempatan Obama untuk menuding bahwa krisis finansial yang melanda negeri itu akibat kesalahan pemerintahan Presiden George W Bush.
Pada kesempatan lain, John McCain, kandidat dari Pratai Republik, partai yang sama dengan presiden yang berkuasa sekarang George W Bush, mencoba menepis tudingan Obama dengan mengatakan bahwa krisis Wall Street bukan semata-mata kesalahan kebijakan, melainkan juga akibat perilaku pengusaha yang korup dan serakah.
Namun, McCain sependapat dengan Obama bahwa krisis finansial yang diderita AS harus segera diatasi, karena sangat memengaruhi perekonomian secara global.
Dalam programnya, Obama akan menggenjot pendapatan pajak kekayaan, dan di sisi lain memangkas pajak bagi pekerja/buruh di negara itu.
Obama juga sangat mendukung upaya pemerintah untuk melakukan bailout (kebijakan penyelamatan finansial AS) dengan menyediakan dana sedikitnya US$700 miliar. Obama dengan tegas akan merombak total kebijakan finansial AS yang selama ini dinilai telah memorakporandakan fundamental perekonomian AS.
International Herald Tribune, 27 September
bisnis.com