Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 06/10/2008

Pesona debat calon Wapres AS

Debat calon Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamis malam pekan lalu dinilai cukup menarik dan bermutu. Aksi calon dari Partai Republik Sarah Palin malam itu sekaligus mematahkan anggapan sebagian orang yang meragukan kemampuan Gubernur Alaska tersebut. Palin tampil memesona.

Calon dari Partai Demokrat Joseph Biden juga tampil memukau dengan melontarkan program-program yang realistis. Untuk debat malam itu, Palin sedikit lebih unggul dibandingkan dengan Biden.

Namun, saat ditanya soal program penyelamatan AS dari krisis finansial, Palin terlihat tidak menjabarkan konsep secara sistematis dan detail. Berbeda dengan Biden yang mampu menyuguhkan program yang terencana dan komprehensif.

Meski demikian, harus diakui bahwa Palin lah yang telah mengangkat citra calon presiden dari Partai Republik John McCain yang sebelumnya sudah kalah pamor dari lawannya dari Partai Demokrat, Barack Obama.

Palin juga telah memompa energi baru ke dalam setiap kampanye McCain, terutama dalam meyakinkan para simpatisan Partai Republik pada sayap kanan yang sempat meragukan pasangan calon presiden dan wakil presiden itu.

Palin akan banyak belajar dari pernyataannya sendiri untuk selanjutnya menciptakan hal-hal yang baik yang berada dalam kendali pemerintahan yang baik pula.

International Herald Tribune, 4 Oktober

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet