Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 07/10/2008

Mempersoalkan isu keamanan nasional

Pada 2 Oktober, Kementerian Pertahanan memberhentikan seorang perwira senior Angkatan Udara karena dianggap telah membocorkan informasi rahasia kepada pers. Perwira tersebut telah dibawa ke Kejaksaan Tinggi Tokyo atas tuduhan melanggar UU Pertahanan Keamanan Diri.

Meski jaksa belum memutuskan kasus tersebut, pemecatan  terhadap perwira tinggi itu tergolong tidak lazim. Informasi tersebut pertama kali diulas oleh Yomiuri Shimbun tiga tahun lalu menyusul kandasnya kapal selam milik China di Laut China Selatan akibat kecelakaan.

Perwira tinggi Angkatan Udara itu berpangkat kolonel dan bertugas sebagai kepala divisi di Markas Besar Intelijen Pertahanan. Kementerian mengatakan informasi yang dibocorkan kepada media bersifat rahasia dan menyangkut masalah keamanan nasional. Oleh karena itu, kementerian ingin pelakunya dihukum berat.

Ketika kasus tersebut mulai dilupakan orang menjelang akhir tahun lalu, wartawan yang menerima informasi tidak pernah dipanggil pihak berwajib.

Menhan Fumio Kyuma saat itu mengatakan UU Pertahanan Diri tengah bersiap 'menghukum' seseorang yang diketahui membocorkan informasi rahasia dan bukan menghukum seorang reporter yang tengah mengumpulkan bahan berita.

Masalah lainnya adalah apa yang dinyatakan sebagai  'rahasia keamanan nasional'. Hal itu sama sekali tidak jelas.

The Asahi Shimbun, 6 Oktober

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet