Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 08/10/2008
Prospek MA pada era presiden baru
Mahkamah Agung (MA) memulai masa kerjanya pada awal pekan ini dalam situasi yang dinilai tidak terlalu hiruk pikuk. Diperkirakan tidak banyak kasus kakap yang akan dihadapi, tetapi perbedaan pendapat mengenai hakim Anthony Kennedy tampaknya akan membuat MA tetap berada di garis tengah.
Hal yang paling menggembirakan pada musim ini bagi MA justru terjadi di luar lembaga, yaitu persaingan menuju kursi presiden yang akan menentukan pula wajah lembaga hukum kelak.
Sejarawan akan mengingat masa-masa ini sebagai periode keempat Robert Court tetapi tidak tertutup kemungkinan pada tahun berikutnya milik Kennedy.
Sadar tentang adanya perbedaan pandangan antara empat hakim liberal dan empat hakim konservatif, Kennedy-yang lebih dipandang sebagai konservatif moderat-cukup berhasil dalam menangani kasus kakap.
Untuk perkara lainnya yang masih berjalan, MA akan mempertimbangkan kasus Pleasant Grove City melawan Summum, yaitu soal sumbangan dana swasta bagi pembangunan Monumen Sepuluh Perintah Tuhan.
Pengadilan seharusnya tegas bahwa konstitusi tidak membenarkan pemerintah memihak salah satu agama tertentu.
International Herald Tribune, 6 Oktober
bisnis.com