Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 11/10/2008
Bursa saham dunia jeblok
Aksi panic selling melanda bursa saham dunia. Indeks harga saham gabungan di Jepang dan Amerika Serikat (AS) anjlok hingga di bawah level 10.000. Bursa Eropa dan Asia pun ikut terjungkal.
Pasar skeptis terhadap keputusan Kongres AS yang menyetujui program bailout yang diusulkan pemerintah. Mereka mempertanyakan dan meragukan efektifitas dari program penyelamatan ekonomi tersebut. Sementara Eropa merespon dengan menjaga dan melindungi sistem perbankannya.
Untuk menjaga likuiditas, enam bank sentral, termasuk Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa menurunkan tingkat suku bunga acuan.
Sejumlah bank di beberapa negara, termasuk AS, kini mulai menghentikan kucuran kredit konsumtif dan investasi. Akibatnya, daya beli melemah dan roda perekonomian melambat. Ini menjadi lingkaran setan yang sulit untuk diputus.
Eropa juga menghadapi lingkaran setan, dengan munculnya masalah kelesuan pasar properti, kontraksi kredit, dan anjloknya perekonomian.
Jepang juga mengkhawatirkan terulangnya krisis 1990 berupa kolapsnya industri pasar modal dan real estat.
Dunia kini menantikan pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral tujuh negara industri pada pekan ini. Dari pertemuan itu, diharapkan tercipta solusi konkrit guna mengatasi krisis global ini.
The Asahi Shimbun, 10 Oktober
bisnis.com