Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 13/10/2008

Membuat bailout yang lebih baik

Bulan lalu, saat mengajukan rencana bailout sebelum Kongres AS, Menteri Keuangan Henry Paulson tampak terpaksa menerima keinginan agar pemerintah memiliki kepemilihan saham di perbankan yang akan diselamatkan oleh pembayar pajak. Kondisi ini tampaknya mulai berubah pada saat dia mengatakan departemennya mempertimbangkan untuk melakukannya.

Pada minggu-minggu sejak bailout diumumkan, pasar keuangan dan perekonomian semakin merosot, kredit masih membeku dan pasar saham anjlok. Memasukkan dana tunai secara langsung ke bank yang ditukar dengan kepemilikan akan memperbaiki dan memperkuat sistem finansial lebih cepat dibandingkan dengan rencana awal bailout.

Rencana awal Paulson, yang dimodifikasi Kongres untuk memasukkan kemungkinan pemerintah mengambil kepemilikan, menghadapi proses kompleks yang mana uang pembayar pajak akan digunakan untuk membeli aset jelek bank. Namun, ini akan membuat bank memulai pinjaman kembali dan mengeluarkan racun yang merusak kesehatan mereka.

Dengan bailout yang lebih baik, ini akan memakan waktu bertahun-tahun, tidak bulanan, untuk memperbaiki kerusakan. Bagaimana kita akan keluar dari krisis, kita belum tahu. Namun, kita tahu bahwa kita akan sampai ke sana. 

International Herald Tribune, 10 Oktober

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet