Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Tajuk


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 16/10/2008

Merasa cukup sebagai investor pasif

Sebutlah dengan bailout dan ambil dua. Dengan babak belurnya pasar modal dan sistem finansial yang membawa keambrukan, Menkeu AS Henry Paulson memutuskan untuk membenamkan dana US$250 miliar secara langsung kepada perbankan Amerika sebagai 'kompensasi' pengambilalihan kepemilikan.

Sebuah langkah yang luar biasa. Namun Paulson harus melakukan banyak hal lagi untuk meyakinkan pembayar pajak mengenai dana yang diinvestasikan dan dengan cara yang bijak pula.

Harapannya adalah modal baru-bersamaan dengan jaminan pemerintah bagi utang baru bank selama tiga tahun-akan membuat kucuran kredit bank normal kembali.

Pendekatan tersebut-yang mirip dengan rencana Paulson sebelumnya untuk membeli kredit macet bank-jauh lebih sejalan dengan upaya yang sedang dijalankan Eropa. Dalam hal ini koordinasi sangat penting dalam menangani krisis finansial global.

Dengan mengambil alih saham, pembayar pajak akan mempunyai peluang keuntungan yang lebih bagus. Sebaliknya, bila bank kemudian mengalami kesulitan, pemerintah, sebagai pemegang saham, turun tangan langsung.  

Namun, ada hal yang mengganggu ketika Paulson mengatakan pemerintah akan bersikap sebagai investor pasif tanpa harus ikut memberikan suara.

International Herald Tribune, 14 Oktober

bisnis.com

Berita Lain

  • Selamatkan dana nasabah
  • Tantangan Obama
  • Alkoholik manula
  • Memanfaatkan momentum
  • Bantuan kemanusiaan
  • Kekosongan catatan e-mail
  • Pelatihan kerja
  • Chrysler & bailout pemerintah
  • Dialog China-Tibet