Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 21/12/2007

SAP Indonesia kekurangan konsultan

JAKARTA: SAP Indonesia membutuhkan banyak konsultan teknologi informasi untuk mendukung bisnis dan instalasi teknologinya, yang secara lintas sektoral sudah dilakukan di 300 perusahaan di Indonesia.

Man Mohan Kapur, Senior Manager Education SAP Asia Pasifik dan Jepang, mengatakan pihaknya membutuhkan banyak konsultan SAP seiring dengan meningkatnya basis pelanggan SAP di Indonesia dan di tingkat global dari tahun ke tahun.

"Di Indonesia ada sekitar 300 perusahaan yang mengimplementasikan solusi kami dan akan meningkat lebih dari 10% per tahun," ujarnya disela-sela SAP Career Day 2007, pekan ini.

Mohan mengatakan program Career Day digelar untuk tujuan memenuhi kebutuhan konsultan SAP tersebut. "Pertumbuhan pesat ini mendorong peningkatan kebutuhan konsultan di seluruh ekosistem kami yang terdiri dari para mitra dan pelanggan," ujarnya.

Sadar Subagio, Presdir Perdana Consulting-salah satu mitra SAP, mengatakan pihaknya mengalami kebutuhan mendesak akan konsultan SAP. Pendapat senada juga disampaikan oleh Accenture, Soltius Indonesia, IBM, Metrodata, Mitra Solusi Telematika dan SCS Agit.

Rangkul universitas

SAP baru pertama kali menggelar Career Day di Indonesia untuk membuka kesempatan kepada profesional yang berminat pada bidang TI maupun para lulusan baru guna mempelajari pengetahuan teknologi dan berkarir sebagai konsultan SAP.

Program itu juga dimaksudkan untuk mendukung program University Alliance Program, di mana vendor itu bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi nasional di Indonesia untuk menyediakan mata kuliah khusus.

Dengan mengikuti University Alliance Program dengan SAP,  setiap universitas mendapatkan akses terhadap aplikasi SAP, serta didukung dengan pelatihan lengkap dengan bahan dan fasilitasnya.

"Nilai dari kontribusi kami kepada setiap universitas mencapai US$4,1 juta. Ini wujud investasi kami di pasar Indonesia," kata Mohan.

Untuk mewujudkan komitmennya bagi SDM Indonesia, SAP menyediakan potongan biaya 30% untuk sejumlah pelatihan SAP.

Solusi peranti lunak bisnis mencakup  enterprise resource planning (ERP) dan solusi terkait seperti supply chain management, customer relationship management, product lifecycle management dan supplier relationship management.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • AKSES
    Lonjakan trafik XL 400%
  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS