Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 16/05/2008
Secure garap pasar pengaman terpadu
JAKARTA: Secure Computing Singapore Pte Ltd memperkenalkan keamanan secara terintegrasi dalam satu kotak yang disebut UTM (unified threat management) box.
Produk baru ini memiliki fungsi beragam sebagai anti-virus, firewall, network gateway, pengelolaan akses, sampai security messaging untuk memonitor trafik Internet yang dilakukan pengguna melalui dari website, URL, dan IP agar terhindar dari intrupsi luar.
Benjamin Low, Managing Director Asia South Secure Pte Ltd, mengklaim produknya sebagai satu-satunya solusi keamanan belum pernah dimasuki hacker atau zero vulnerability selama 10 tahun terakhir.
Dia mengatakan bahwa tren yang akan berkembang di tahun ini ialah meningkatnya aktivitas spam di seluruh dunia. "Dua sampai tiga tahun lagi aktivitas spam akan naik secara eksponensial sampai 200%".
Dia menegaskan dengan kondisi tersebut maka Secure Computing membuat suatu terobosan sebuah solusi intelijen untuk mengenali ancaman ini dia mengatakan sebelumnya aktivitas spam hanya di monitor oleh sistem signature.
Benjamin menilai signature kini tidak bisa lagi diandalkan sebab proses signature memerlukan waktu yang lama untuk mengenali spam.
Dia menuduh sistem keamanan produk lain kurang mampu untuk mengenali jenis ancaman baru.
Adapun Secure Computing, katanya, memiliki basis data yang dinamakan trusted source.
Dia menyebutkan trusted source memiliki basis data di seluruh dunia seperti Amerika Serikat, Amerika Selatan, Hong Kong, dan Eropa Barat . "Dengan basis data ini kami bisa membaca trafik sampai 100 juta pesan melalui web."
Menurut Benjamin, dengan basis data ini sistem keamanan kami dapat mengenali apakah lalu lintas informasi 'baik atau buruk' untuk mencegah masuk ancaman dari luar ke jaringan perusahaan.
Benjamin menegaskan bahwa produknya ini dapat membaca ancaman dari dua arah, dari dalam dan luar. "Orang tidak sadar bahwa ancaman juga sering datang seperti komputer pegawai dari dalam."
Dia mengatakan sebesar 50% pelanggan yang memakai solusi keamanan dari Secure Computing adalah sektor perbankan. Dia melanjutkan di luar perbankan, pelanggan kami juga berasal dari pemerintahan. (14)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- MONITOR
CDMA jangkau 106 negara - AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan