Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 07/07/2008

KLIK
'Pengguna tidak inginkan pita lebar'

NEW YORK:  Sebuah studi menemukan bahwa banyak pengguna Internet dial up di Amerika Serikat tidak tertarik untuk memanfaatkan akses pita lebar.

Studi yang digelar Pew Internet dan American Life Project menentang asumsi yang beredar selama ini bahwa para penyedia pita lebar perlu menggelar jaringan secara lebih agresif untuk memenuhi permintaan.

Studi ini juga menjelaskan bahwa masalah sikap lebih dominan dibandingkan dengan soal ketersediaan sebagai sebab lambannya penetrasi pita lebar di AS.

Hanya 14% pengguna dial up yang menyatakan terkungkung oleh jaringan yang kuno, sambungan yang lembat, serta teknologi lama karena mereka tidak bisa mendapatkan sambungan pita lebar ke rumah. (AP/swi)

bisnis.com

Berita Lain

  • Dell incar pasar komputer UKM
  • Hyland patok 10% omzet dari Asia Pasifik
  • Telkomsel meraih izin remittance BI
  • BRTI: Merger operator persempit kesenjangan
  • MONITOR
    Pasar hard disk ETA tumbuh 18,8%
  • KLIK
    China blokir toko online iTunes
  • KLIK
    Intel & Yahoo! rilis kanal widget
  • KLIK
    Korean Telecom pilih Arianespace
  • Transaksi online tumbuh pesat