Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 08/07/2008

AKSES
Pesan instan kalahkan e-mail

JAKARTA: Pesan instan atau instant messaging diperkirakan mengalahkan e-mail sebagai sarana komunikasi bisnis mulai semester kedua 2010, papar perusahaan riset IDC.

Riset yang disponsori Nortel itu menemukan bahwa orang-orang yang disebut sebagai hyperconnected telah menjadi kecanduan pesan instan dan pesan teks.

Laporan yang bertajuk The Hyper-connected: Here They Come itu dilakukan terhadap 2.400 pekerja dewasa di 17 negara. Hal itu dilakukan untuk mencoba menghitung seberapa besar tingkat keterhubungan mereka saat ini, serta kemungkinan penerimaan terhadap perangkat dan komunikasi masa mendatang.

Riset itu menemukan bahwa 16% dari pekerja informasi global sudah mengalami hyperconnected, dan 36% akan segera terjangkit hal yang sama. Kondisi hyperconnected itu terjadi secara beragam dari 9% pada responden di bidang kesehatan, 25% di bidang teknologi tinggi, serta 21% di bidang keuangan.

Rata-rata individu yang mengalami hyperconnected menggunakan setidaknya tujuh perangkat untuk mengakses jaringan dan memiliki sembilan aplikasi koneksi. "Batas antara keterhubungan kerja dan pribadi pada orang hyperconnected itu nyaris tidak ada lagi," papar laporan IDC seperti dikutip Techworld.

Dua per tiga dari mereka menggunakan teks dan pesan instan baik untuk kerja maupun komunikasi pribadi. Lebih dari sepertiga menggunakan jejaring sosial untuk kerja dan komunikasi personal. (Bisnis/swi)

bisnis.com

Berita Lain

  • MONITOR
    GSM semakin berjaya
  • INOVASI
    Peer-to-peer untuk jaringan lokal fleksibel
  • 'Adopsi software penghubung Oracle lebih cepat'
  • Indonesia masuk 10 besar negara pengguna pita lebar