Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 21/07/2008

INOVASI
Memasang iklan di layar pintar

Menampilkan iklan yang tepat, yang sesuai dengan kebutuhan dan selera calon pembeli, merupakan impian terbesar para pengiklan. Namun pada praktiknya tentu saja sangat sukar buat mencapai hal ini. Selera setiap orang tidak dapat diramalkan dengan mudah.

Medium seperti web memang agak memudahkan pemasang iklan. Biasanya cukup mudah buat pengelola situs web untuk mengumpulkan profil pengunjungnya, yang dapat digunakan untuk membidik calon pembeli dengan lebih jitu. Namun, iklan tidak hanya terdapat di situs web saja. Bagaimana dengan spanduk dan display yang ditampilkan di jalan-jalan, misalnya?

Masalah inilah yang kemudian hendak dipecahkan oleh perusahaan Jepang NEC Corporation. Jumat pekan lalu, perusahaan ini mengumumkan display elektronik baru yang dapat mengidentifikasi jenis kelamin dan selang umur orang-orang yang sedang lalu-lalang. Teknologi display ini dapat menampilkan iklan yang paling cocok buat orang-orang tersebut.

Display yang menggunakan teknologi plasma ini berukuran 50 inci (127 cm) muncul pada festival tahunan di Tokyo. Acara yang dilangsungkan oleh jaringan Fuji Television ini dimulai pada hari Sabtu lalu sampai tanggal 31 Agustus depan. Tahun lalu acara ini menarik perhatian lebih dari empat juta pengunjung.

Untuk mengenali penonton yang sedang berdiri di depan display, digunakan kamera yang ditaruh di atas media display tersebut.

Apabila peranti ini menemukan bahwa penonton sebagian besar perempuan muda berumur 20-an misalnya, display akan menampilkan pernik lucu yang dijual oleh Fuji Television. Atau, bisa saja yang ditampilkan adalah ponsel yang dirancang untuk segmen itu.

Iklan konvensional mungkin akan ditampilkan pada orang yang tidak tepat. Misalnya iklan ponsel yang dirancang buat perempuan muda ditayangkan di hadapan para lelaki di atas 60. Dengan cara ini pemasang iklan dapat menampilkan produk yang lebih dekat pada kebutuhan calon pembeli.

Pada acara festival tersebut, layar display akan diposisikan sebagai hiburan. Pengunjung tahu bahwa mereka sedang diawasi.

Calon pembeli yang tertarik dengan produk yang sedang diiklankan dapat menggunakan ponsel untuk memindai peranti khusus, yang kemudian mengumpankan alamat web atau informasi lainnya yang berguna tentang produk tersebut. Pemasang iklan dapat mengukur efektivitas promosi mereka dengan memeriksa apakah penonton mengunjungi alamat web tersebut, atau membelinya.

Oleh Gombang Nan Cengka
Kontributor Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • IGADD usulkan 5 model pendanaan broadband
  • AKSES
    IBM rilis software peranti bergerak
  • AKSES
    Esia ekspansi ke Tegal
  • Dell incar pasar komputer UKM
  • Hyland patok 10% omzet dari Asia Pasifik
  • Telkomsel meraih izin remittance BI
  • BRTI: Merger operator persempit kesenjangan
  • MONITOR
    Pasar hard disk ETA tumbuh 18,8%
  • KLIK
    China blokir toko online iTunes