Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 20/08/2008
Awari gelar pelatihan keamanan Internet
JAKARTA: Asosiasi warung Internet Indonesia (Awari) menjalin kerja sama dengan Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) untuk memberikan pelatihan TI bagi warnet dan masyarakat.
Irwin Day, Ketua Umum Awari, mengatakan pelatihan TI oleh Awari akan difokuskan dalam pemberian pelatihan keamanan pada Internet dan memberikan pengetahuan pengelolaan manajemen bagi orang yang ingin membangun sebuah usaha warnet.
"Pelatihan ini akan membantu warnet dan masyarakat umum dalam memberikan edukasi tentang kemanan Internet, seperti kegiatan mencegah kegiatan carding dan mengeblok situs-situs yang tidak baik untuk anak," ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.
Dia mengatakan peran ID-SIRTII di sini adalah membantu Awari dalam menyediakan fasilitas tempat dan perangkat komputer yang akan digunakan saat pelatihan. Lembaga pengamanan infrastruktur Internet tersebut juga akan memberikan masukan seputar pengadaan keamanan pada Internet. Adapun materi pengajaran secara umum akan disiapkan oleh Awari.
Irwin melanjutkan saat ini komputer yang telah tersedia di tempat pelatihan sebanyak 30 unit komputer. Bagi anggota Awari yang ingin mengikuti pelatihan, mereka tidak akan dikenakan biaya.
Adapun untuk masyarakat umum, ada biaya yang harus dibayar, tetapi dengan biaya yang sangat minimum. Pelatihan akan diberikan dua kali dalam seminggu.
Sertifikasi warnet
Irwin menambahkan untuk masyarakat umum Awari, akan mengajak masyarakat dari segmen komunitas, seperti perkumpulan guru dan ibu-ibu di lingkungan rumah. Gunanya pelatihan keamanan Internet ini akan dapat diterapkan ke murid sekolah saat mereka sedang diberikan mata pelajaran Internet.
Di dalam pelatihan itu, katanya, Awari bukan saja memberikan pelatihan teknis, melainkan juga memberikan masukan bagaimana membuat sebuah manajemen dalam membuka usaha warnet.
"Salah satunya kami akan memberikan pelatihan dalam membuat laporan keuangan, karena banyak kawan-kawan Awari yang tidak dapat membuat laporan keuangan," katanya.
Setelah selesai mendapatkan pelatihan, mereka akan diberi sertifikat. Dari sertifikat ini setidaknya mereka telah menerima dasar-dasar penggunaan Internet yang benar dan pengetahuan dalam membangun usaha warnet.
Menurut dia, sertifikat ini nantinya akan diperlukan dalam membuat sebuah standar warnet yang layak untuk masyarakat.
"Ke depannya Awari akan membuat sebuah standardisasi atas pendirian warnet mana yang layak dan yang tidak. Kami akan mengasah kemampuan mereka dalam mengelola warnet yang baik untuk masyarakat," katanya.
Irwin menuturkan Awari juga akan menilai sebuah warnet dari sisi display-nya. Apabila dekorasinya menunjukkan ketertutupan, Awari tidak akan memberikan rekomendasi agar warnet itu untuk dikunjungi.
"Karena dengan display yang tertutup, akan kesempatan dalam membuka situs-situs yang tidak baik," ujarnya.
Pusat pelatihan ini juga sebagai usaha dari Awari dalam memperkuat organisasi salah satunya dalam memperbanyak anggota dan jaringan yang bisa diajak kerja sama.
Penandatanganan kerja sama pelatihan Internet antara Awari dan ID-SIRTI tersebut dilakukan Jumat pekan lalu. Selain melakukan kerja sama dengan ID-SIRTII, Awari juga merampungkan kerja sama tiga perusahaan, yaitu Finnet, PT Ebays, dan Finroll.
Kerja sama Awari dengan ketiga perusahaan itu bertujuan memberikan model bisnis baru bagi usaha warnet. (14) (redaksi@bisnis.co.id)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - Belanja server capai US$159 juta
Penggunaan sumber terbuka meningkat